http://www.kompas.com/kompas-cetak/0709/19/opini/3854463.htm
Dirugikan ATM Danamon
Tanggal 23 Agustus 2007 pukul 15.46 WIB saya menarik uang tunai di ATM Danamon Cabang Klampis, Surabaya, sebesar Rp 1 juta, tetapi ternyata uang yang keluar hanya Rp 950.000. Padahal, rekening saya (nomor 13235189) tetap terdebet Rp 1 juta. Saya langsung melapor ke customer service Bank Danamon Cabang Klampis dan saya diminta mengisi laporan tertulis.
Tanggal 27 Agustus 2007, ketika saya minta print buku tabungan di teller Bank Danamon, tertera pengembalian uang Rp 50.000 pada tanggal 24 Agustus 2007. Namun, ketika 28 Agustus 2007 saya kembali minta cetak, uang Rp 50.000 itu telah diambil/dikredit kembali. Menurut customer service Bank Danamon, hal itu terjadi karena dianggap tidak ada selisih di ATM yang bermasalah itu sehingga transaksi dinyatakan berhasil dan uang saya tidak kembali. Meski jumlahnya tidak banyak, bagaimanapun saya tetap dirugikan oleh ATM Bank Danamon.
Sebelumnya saya juga mengalami kejadian buruk serupa di ATM Danamon dengan kekurangan uang yang lebih besar. Pada 23 Januari 2007 saya menarik uang tunai di ATM Danamon di Supermall Pakuwon Indah (Pakuwon Mall) Surabaya sebesar Rp 1 juta, tetapi uang yang keluar hanya Rp 250.000 atau kurang Rp 750.000, padahal isi rekening saya telah berkurang Rp 1 juta.
Saya langsung melapor via telepon ke Danamon Access Center. Selanjutnya saya disarankan membuat laporan tertulis di Danamon Cabang Klampis dan Cabang Ngagel, Surabaya. Namun, setelah berbulan-bulan menunggu, uang saya yang “dimakan” ATM Danamon itu tidak kembali karena oleh pihak Bank Danamon transaksi tersebut dianggap berhasil. Saya trauma dengan ATM milik Bank Danamon. Benny Chandra Pondok Dharmahusada 535, Surabaya
[...] kasus saya dimuat di Jawa Pos dan Kompas, tadi sore orang Danamon berkunjung dengan membawa bingkisan ‘basa-basi’. Eh, [...]