http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/opini/surat-pembaca-345.html
Hati-Hati dengan ATM Danamon
PADA Kamis, 23 Agustus 2007 jam 15.46 WIB, saya melakukan penarikan tunai di ATM Danamon cabang Klampis Surabaya sebesar Rp1.000.000,- tapi ternyata uang yang keluar hanya Rp950.000,- padahal rekening saya (13235189) tetap terdebet Rp1.000.000,- Saya langsung melapor ke customer service Bank Danamon cabang Klampis dan diminta mengisi laporan tertulis.
Pada Senin, 27 Agustus 2007, ketika saya minta print buku tabungan di teller Bank Danamon, tertera pengembalian uang Rp50.000,- pada tanggal 24 Agustus 2007.Namun,ketika 28 Agustus 2007 saya kembali minta cetak, uang Rp50.000,- itu telah diambil/dikredit kembali. Menurut CS Bank Danamon, hal itu terjadi karena dianggap tidak ada selisih di ATM yang bermasalah itu sehingga transaksi dinyatakan berhasil dan uang saya tidak kembali. Meskipun jumlahnya tidak banyak, namun bagaimanapun saya tetap dirugikan oleh ATM Bank Danamon.
Sebelumnya, saya juga telah mengalami kejadian buruk serupa di ATM Danamon dengan kekurangan uang yang lebih besar. Pada 23 Januari 2007, saya menarik uang tunai di ATM Danamon di Supermal Pakuwon Indah (Pakuwon Mall) Surabaya sebesar Rp1.000.000,- namun ternyata uang yang keluar hanya Rp250.000,- atau kurang Rp750.000,-. padahal isi rekening saya telah berkurang Rp1.000.0000,-.Saya langsung melapor via telepon ke Danamon Access Center. Selanjutnya, saya juga disarankan membuat ulang via telepon dan laporan tertulis di Danamon cabang Klampis Surabaya dan cabang Ngagel Surabaya.
Namun, setelah berbulan-bulan menunggu, uang saya yang ‘dimakan’ ATM Danamon itu tidak kembali, karena oleh Bank Danamon transaksi tersebut dianggap berhasil. Mengingat sering terjadi kasus uang keluar dari ATM tidak sesuai dengan nominal transaksi seperti yang dialami saya dan juga banyak nasabah lain yang dimuat di berbagai media cetak,sudah saatnya ATMATM milik bank yang ada di Tanah Air untuk diperiksa atau diaudit secara berkala oleh badan independen agar nasabah tidak selalu menjadi pihak yang dirugikan karena kesalahan mesin tersebut.
Bisa saja ATM yang digunakan adalah mesin yang sebenarnya sudah tidak layak pakai sehingga dapat merugikan nasabah. Mohon perhatian lembaga terkait. Bagi pihak nasabah yang lain, berhatihatilah dengan ATM Danamon.Saya sendiri sekarang jadi trauma dengan ATM milik Bank Danamon. Benny Chandra Jl.Pondok Dharmahusada Surabaya 60115